6321 Baris

Dalam pengembangan perangkat lunak diperlukan adanya pengukuran. Misalnya waktu eksekusi, besarnya file executable, jumlah baris kode, tingkat kerumitan, dan lain-lain. Dari sekian banyak besaran yang bisa diukur, kita akan lihat satu besaran, yaitu jumlah baris kode.

Banyaknya baris dalam sebuah kode program termasuk besaran yang tidak sulit untuk dihitung. Tinggal lihat semua file kode, lalu hitung semua baris dalam semua file. Demikian saja idenya. Tetapi ide sederhana itu bisa menjadi tidak sesederhana itu. Misalnnya, apakah baris kosong masuk hitungan dalam menghitung banyak baris kode. Tampaknya ide ini kurang tepat, jadi baris kosong diabaikan. Kemudian tentang baris yang berisi komentar, apakah dihitung atau tidak? Nah ini bisa menimbulkan beda pendapat. Biasanya komentar dihitung dan dipisahkan dengan baris yang berisi kode program. Selanjutnya bisa lagi dipersoalkan, apakah baris yang hanya berisi satu karakter dianggap masuk hitungan sebagai satu buah baris kode? Continue reading “6321 Baris”

Tak Mudah Memberi Nama

Memberi nama adalah persoalan berat. Begitu yang saya alami. Ketika menyusun kode program ada banyak hal yang perlu diberi nama. Konstanta, variabel, fungsi, prosedur, class, object, file, direktori, dan hal lainnya yang perlu memiliki identitas. Ada banyak panduan yang sudah ditulis oleh banyak programmer berpengalaman. Langkah yang mereka tunjukkan tentu saja baik dan berguna.Tetapi permasalahannya tidak lalu hilang. Bacalah dan pahami panduan dari berbagai sumber tentang memberi nama. Prakteknya, ketika sedang berhadapan dengan keputusan memberi sebuah nama, tetap saja tak mudah.

Continue reading “Tak Mudah Memberi Nama”